AKU Bersembunyi Dalam Terang

Untuk siapa buku ini ditulis

Tiada seorangpun akan memerlukan buku ini, jikalau tidak karena mereka yang MERASA HIDUP TERCEKAM OLEH PENDERITAAN didalam kehidupan duniawi ini. Dan lagi, tiada seorangpun akan memerlukan buku ini, jikalau tidak karena mereka yang HAMPIR-HAMPIR BERPUTUS – ASA OLEH SEBAB KEGAGALAN USAHANYA YANG BERSUNGGUH – SUNGGUH DIDALAM MENEMUKAN KEBENARAN DAN KENYATAAN yang sungguh memberikan pembebasan kepada mereka dari beban penderitaan mereka.

Untuk mereka itulah buku ini ditulis, yaitu untuk mereka yang BERTANYA DAN MENCARI dengan kesungguhan hati untuk dapat ”MENEMUKAN” jalan pembebasan dari penderitaan.

Buku ini akan MEMBANTU mereka didalam memberikan jawaban atas apa yang sesungguhnya mereka tanyakan, dan memberikan PETUNJUK dan PENERANGAN atas apa yang sesungguhnya mereka cari dan mereka perlukan. BUKU INI BUKAN DITULIS UNTUK KEPERLUAN MASYARAKAT UMUM yang tidak bertanya akan mencari Kebenaran dan Kenyataan; dan buku ini juga bukan ditulis untuk mereka yang MERASA dirinya telah mengetahui dan mengenali akan kebenaran dan kenyataan. Bagi mereka dari kedua golongan yang disebut terakhir ini, kiranya terbitnya buku ini TIDAK PERLU MENIMBULKAN KEHEBOHAN DAN PERDEBATAN YANG TIDAK MEMBAWAKAN MANFAAT. Dan, barangkali adalah terlebih baik bagi mereka, jikalau buku ini DIKESAMPINGKAN SAJA, atau bahkan, DIBUANG SAJA jikalau dipandang perlu, daripada hanya akan menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran dengan sia-sia untuk BERDEBAT dan BERSILAT LIDAH.


Buku ini merupakan sebuah bahan perenungan

Inilah sebuah buku bahan perenungan! Buku ini ditulis hanyalah sebagai bahan perenungan semata-mata, dan BUKAN merupakan buku pelajaran (text book) yang akan memberikan pelajaran tentang sesuatu ilmu, falsafat, credo, ataupun kepercayaan agama, TIDAK! Buku ini hanyalah merupakan PERWUJUDAN DARI PENGUTARAAN PIKIRAN SEMATA-MATA, yang tidak membawakan maksud, tujuan, cita-cita, ataupun keinginan untuk mengikat dan memaksakan seseorang untuk mau menerima dan mempercayainya.

Buku ini hanyalah merupakan suatu daya upaya untuk melukiskan dan menggambarkan tentang HAKEKAT KEBENARAN DAN KENYATAAN kepada para penanya dan pencari, yang tentunya buku ini bukanlah kebenaran dan kenyataan itu sendiri. KEBENARAN DAN KENYATAAN ITU SENDIRI TIDAK DAPAT DITEMUKAN DI DALAM BUKU INI! Sebagai sebuah buku bahan perenungan, maka BUKU INI ADALAH BAGAIKAN JARI TANGAN YANG MENUNJUK, KEARAH MANA PARA PENANYA DAN PENCARI ITU HARUS MELIHAT DAN MENEMUKAN SENDIRI KEBENARAN DAN KENYATAAN ITU. Dan jangan sampai keliru dengan menganggap, bahwa jari tangan yang menunjuk itu adalah Kebenaran dan Kenyataan yang ditunjukkan itu sendiri.

Pengetahuan – Luhur

Buku ini akan menerangkan kepada para penanya dan pencari, mengenai PENGETAHUAN LUHUR, yaitu Kebijaksanaan Luhur atau Keinsyafan Luhur; suatu Keinsyafan ilahiah yang TIDAK DAPAT DICAPAI melalui pikiran – berpikir (thinking mind) dan kecerdasan akal pikiran (intellectual mind). Pengetahuan Luhur didalam wujudnya sebagai suatu keinsyafan ilahiah TIDAK DAPAT DITEMUKAN didalam dunia luar (external world), melainkan hanya dapat DISELAMI SENDIRI atau DIREALISASI SENDIRI (self realized) didalam lubuk kesadaran yang paling dalam dan terahasiah.

Pengetahuan Luhur adalah KEADAAN Esa yang menjadi AWAL dan AKHIR segala hal, dan sebagai TEMPAT yang membawakan kodrat (kuasa) untuk menghapuskan semua bentuk KEBODOHAN, KESALAHAN, dan PENDERITAAN manusia. Pengetahuan Luhur, itu HANYA DAPAT DICAPAI oleh seseorang anak manusia sekarang dan disini, didalam keadaan hidup bertubuh ini, JIKALAU SAJA IA TAHU DAN MENURUT akan ”hukum” Pengetahuan Luhur, yaitu ”Hukum” ke-ESA-an”. Oleh karena itu, maka MENGERTI DENGAN CARA YANG BENAR akan ”hukum” itu akan merupakan LANGKAH PERTAMA YANG SANGAT PENTING untuk mempersiapakan diri didalam menyelami kodrat Pengetahuan Luhur.

Bagaimana Membaca Buku Ini Sudah dijelaskan, bahwa Pengetahuan Luhur itu adalah Keinsyafan Ilahiah yang TIDAK DAPAT DITEMUKAN DIDALAM DUNIA LUAR, melainkan hanya dapat diselami sendiri oleh seseorang anak manusia didalam lubuk kesadarannya yang paling dalam dan terrahasia. Ini berarti, bahwa didunia luar TIDAK TERDAPAT “contoh” yang dapat MENYAMAI Pengetahuan Luhur.

Buku bahan perenungan mengenai Pengetahuan Luhur ini disampaikan kepada para penanya dan pencari melalui pernyataan KATA-KATA yang sudah diberikan ARTI-ARTI tertentu, dimana kata-kata itu sendiri didalam kodratnya adalah merupakan BAGIAN DARIPADA DUNIA LUAR sama seperti halnya benda-benda dan obyek-obyek lahiriah lainnya. Karena demikian, maka dengan kata-kata yang berkodrat dunia luar itu seseorang tidak akan dapat mencapai Pengetahuan Luhur yang BUKAN BERKODRAT DUNIA LUAR. Oleh karena itu, maka didalam membaca buku bahan perenungan ini hendaknya para penanya dan pencari TIDAK MELIBATKAN DIRI dalam menganalisa Pengetahuan Luhur melalui pengertian harfiah daripada kata-kata yang digunakan.

Sambil membaca apa yang tersurat didalam buku bahan perenungan ini, hendaknya para penanya dan pencari berusaha untuk BERPIKIR SENDIRI DAN MERENUNGKAN SENDIRI akan maksud dan artinya yang terkandung didalamnya, sehingga maknanya yang sejati dapat ditembusi dan TERLIHAT DENGAN TERANG. Membaca dengan TELITI dan berulang-ulang, sambil menggunakan dan memuncakkan akal sehat yang bebas, akan sangat membantu para penanya dan pencari untuk dapat menyelami makna yang sejati, yang TERSEMBUNYI DI BALIK KATA-KATA yang dipergunakan didalam buku ini.

Ada satu hal yang sangat penting, yang perlu diketahui oleh para penanya dan pencari, jikalau ia INGIN BERHASIL menyelami maknanya yang sejati daripada apa yang disuratkan didalam buku bahan perenungan ini! Yaitu, hendaknya para penanya dan pencari TIDAK BERBEKAL DENGAN KONSEPSI-KONSEPSI, PENDAPAT – PENDAPAT, FAHAM-FAHAM, DAN KEPERCAYAAN-KEPERCAYAAN YANG BUKAN BERASAL DARI PEMIKIRAN SENDIRI (yang mungkin telah menjadi kebiasaan yang berurat dan berakar turun temurun dari sejak zaman nenek moyang), UNTUK DIPERTANTANGKAN DENGAN BAHAN PERENUNGAN INI.

Untuk sementara LEPASKANLAH ITU SEMUA DARI INGATAN, dan mulailah untuk BERPIKIR SENDIRI YANG SEHAT DAN BEBAS TANPA PRASANGKA, dan hanya akan berusaha untuk mengerti akan apa yang dimaksudkan oleh penulis bahan perenungan ini dengan tidak disertai “PRO” atau “KONTRA” lebih dahulu. Sebab, pro dan kontra (setuju atau tidak setuju), tanpa MENGERTI DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH lebih dahulu, itu adalah MENYESATKAN.

Cara menyampaikan bahan perenungan

Cara (methode) yang dipergunakan didalam menyampaikan bahan perenungan ini kepada para penanya dan pencari adalah cara Tanya jawab (dialogue) dengan mempergunakan kata-kata sehari-hari yang MUDAH DIMENGERTI dan yang mudah dikenal. Methode Tanya jawab ini mengarahkan kepada MANFAAT GANDA bagi para penanya dan pencari Kebenaran fan Kenyataan, yaitu:

Ke-1. Kepada para penanya dan pencari diberikan KEBEBASAN untuk menyatakan pikiran dan pengalamannya sendiri secara terus terang dan terbuka, dan diberikan KESEMPATAN untuk menanyakan apa saja yang ditanyakan oleh para penanya dan pencari, tidak diberikan jawabanya secara langsung, melainkan kepadanya justru diajukan pertanyaan-pertanyaan kembali, sedemikian rupa, sehingga dari jawabannya sendiri itu, maka para penanya dan pencari akan MEMPEROLEH JAWABAN YANG PASTI DAN MEYAKINKAN atas apa yang ditanyakannya. Dengan cara demikian, maka apa yang di tanyakannya, akan di jawabnya sendiri secara tidak langsung.

Cara ini adalah suatu cara untuk MELATIH para penanya dan pencari untuk BERPIKIR SENDIRI DENGAN AKAL YANG SEHAT DAN BEBAS, dan tidak biasa menyerah dan PERCAYA BEGITU SAJA atas segala bentuk ajaran dan pendirian yang disampaikan oleh orang lain.

Ke-2. Dengan pertanyaan-pertanyaan kembali yang diajukan kepada para penanya dan pencari itu, maka mereka akan dapat MENCAPAI PENGERTIAN – PENGERTIAN YANG DIUSAHAKAN DAN DIGALINYA SENDIRI, dan perlahan-lahan akan “ditarik” keatas sampai dapat mencapai pengertian-pengertian yang lebih luhur, dan yang akhirnya akan dapat MENEMUKANNYA SENDIRI apa yang sebetulnya mereka cari dan mereka perlukan. Cara ini adalah cara untuk memupuk kepercayaan pada diri sendiri, disamping memupuk kebiasaan untuk MENGHINDAR DARI KEPERCAYAAN YANG MEMBUTA TULIKAN DAN BERSIFAT TAKHAYUL.

Harapan dan rasa syukur penulis Buah hasil yang akan dicapai oleh para penanya dan pencari dari buku bahan perenungan ini adalah PENGERTIAN BENAR, yaitu pengertian yang diperoleh karena berpikir sendiri secara bebas melalui akal sehat yang dipuncakkan. Dengan pengertian benar itu, saya berharap para penanya dan pencari Kebenaran dan Kenyataan akan mempunyai KEYAKINAN YANG MANTAP dan TEKAD YANG KUAT untuk merealisasi sendiri dengan suka rela kodrat Pengetahuan Luhur yang bersemayam didalam lubuk kesadarannya yang paling dalam dan teramat rahasia.

Sebagai akhir kata pengantar ini, penulis menyatakan rasa syukur dan terimakasihnya yang sedalam-dalamnya kepada semua kawan – kawan baik penulis yang rasanya tak mungkin dapat penulis sebutkan namanya satu demi satu, yaitu kawan-kawan baik yang telah bersedia mengorbankan apa saja yang ada pada mereka untuk dapat mewujudkan terbitnya buku bahan perenungan ini, sehingga pada akhirnya bisa sampai di tangan para penanya dan pencari kebenaran dan kenyataan yang bersungguh-sungguh hati.

Berbahagialah mereka yang mempunyai cukup kekuatan kemauan untuk merealisasikan sendiri kodrat kenyataan pengetahuan luhur, karena disitulah “TEMPAT” kebahagiaan MELIMPAH-LIMPAH TANPA KEKURANGAN APAPUN, dimana segala kesalahan, kekurangan, cacat cela, dan penderitaan manusia terhapus.

S E M O G A ! ! !

Baca selengkapnya, download DISINI

Satu Tanggapan to “AKU Bersembunyi Dalam Terang”

  1. password winrar-nya apa yah pak ?

    Mod: #.kapurwakan.wordpress.com (ganti “#” dengan www)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: