Mengenal Makhluk Halus

Kalau manusia mati, yang pertama tama ditinggalkan oleh Hatmanya adalah Badan jasmaninya. Setelah tiga hari, manusia ini bangun kembali tapi ada dialam eter. Ia merasa seperti bangun tidur. Ia bermaksud akan melakukan perbuatan kebiasaannya sewaktu masih hidup setelah bangun tidur. Kalau orang itu mempunyai kebiasaan berdoa setelah bangun tidur, ia juga akan berdoa. Kalau mempunyai kebiasaan terus kekamar mandi, dia juga akan terus kekamar mandi dan seterusnya.

Di alam eter tidak ada kamar mandi, dapur, Masjid dll. Karena itu manusia yang telah mati ini akan kebingungan karena alamnya telah lain. Pada saat bingung inilah dia akan didatangi oleh makhluk lain. Biasanya manusia yang telah mati sebelumnya. Dia akan diberitahu bahwa dia telah mati dan sekarang telah berada dialam eter. Artinya dia telah menjadi makhluk halus penghuni alam eter, jadi harus menyesuaikan diri.

  • Setelah badan eter ini rusak, maka manusia ini masuk ke alam perasaan.
  • Setelah badan perasaaannya rusak, dia akan masuk ke alam pikiran..
  • Setelah badan pikirannya rusak, dia akan masuk ke alam kehendak.
  • Setelah badan kehendaknya rusak, dia akan masuk kealam Hatma. Di alam Hatma inilah, Hatma yang bersangkutan bersemayam dengan membawa kristalisasi catatan perbuatan manusia tersebut sewaktu masih hidup.

Alam eter sering disebut sebagai neraka. Alam eter dihuni oleh makhluk halus, dimana makhluk halus ini terdiri dari  :

  • Makhluk halus penghuni alam eter yang asli. Yaitu ada yang berbentuk agak mirip dengan manusia tetapi bentuknya aneh aneh, dia terdiri dari badan eter, badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendak, tapi tidak mempunyai badan jasmani, sehingga bentuknya bisa berubah ubah bisa menjadi bentuk tubuh yang menyeramkan dst.
  • Makhluk halus penghuni alam eter asli yang menyerupai binatang. Ia hanya mempunyai badan eter dan badan perasaan, sehingga bentuknya juga bisa berubah ubah menjadi bentuk binatang yang menyeramkan.
  • Manusia yang telah meninggal. Dia mempunyai badan eter, badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendak, tetapi tidak mempunyai badan jasmani sehingga bentuknya bisa berubah ubah sesuai dengan yang dikehendaki, misalnya menjelma menjadi bentuk Pangeran Diponegoro, atau menyerupai bentuk Mbah-mu atau orang tuamu yang telah meninggal dll. Tetapi tetap bentuk manusia normal.
  • Binatang yang telah mati. Ia hanya memiliki badan eter saja, sehingga bentuknya juga bisa berubah ubah  walaupun tetap menyerupai binatang.

Salah satu makhluk halus penghuni alam eter yang asli adalah makhluk halus dua elemen, dan disebut badan elemental dua unsur, karena dia hanya mempunyai badan eter dan badan perasaan. Sedang penghuni yang asli yang lain adalah makhluk halus penghuni alam eter empat elemen karena dia mempunyai badan eter, badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendak,  dan disebut  badan elemental empat unsur. Mereka juga bermasyarakat dan ber-anak pinak seperti manusia  dan binatang dibumi ini.

Mereka ini bukan Setan. Yang harus dimengerti, yang dimaksud dengan setan adalah kehendak, pikiran dan perasaan manusia yang bertentangan dengan Kehendak Bapa Angkasa-Ibu Pertiwi.

Yang bukan penghuni asli adalah manusia dan binatang yang secara jasmaniah sudah mati dan mereka masih berada di alam eter.

Penghuni asli alam eter itu juga seperti binatang yang masih hidup di dunia. Kalau mereka memfitnah manusia atau tidak sengaja membunuh manusia itu semata mata hanya untuk mencari makan dan mempertahankan hidup.

Makanan kesukaan Badan elemental dua unsur atau badan elemental empat unsur adalah sari sari darah dan sari sari rasa amis, lebih lebih badan elemental dua unsur.

Jadi pada waktu seseorang terutama anak kecil sedang disuapi dengan daging atau ikan yang amis amis, maka akan menarik badan elemental dua unsur untuk ikut makan. Kemudian badan elemental dua unsur ini akan meresap dalam badan eter anak kecil ini menumpang makan dengan cara menghisap darahnya. Kalau kebetulan dia menempel pada simpul syaraf (ganglion) di kaki sebelah kanan, maka pertumbuhan kaki kanan-nya pasti lebih terlambat dibanding dengan kaki kirinya, dan kaki sebelah kanan akan lemas karena kekurangan darah.  Begitu pula kalau menempel pada tangan, akibatnya juga akan sama.

Lalu kalau jutaan atau milyaran badan elemental dua unsur ini menempel dan meresap pada dua kaki orang dewasa, maka seringkali secara tiba tiba kedua kaki tersebut akan lemas (lumpuh layuh) atau akan stroke karena simpul syarafnya dikendalikan dan darahnya dihisap oleh badan elemental dua unsur ini

Dialam eter ini betul betul tidak ada yang namanya perdamaian, selalu terjadi pertempuran, penyiksaan dan kekejaman antar penghuni. Mereka bisa merasakan sakit yang amat sangat karena masih mempunyai badan perasaan, tetapi tidak bisa mati karena tidak mempunyai badan jasmani.

Mereka juga berpikiran dan berkehendak untuk lari karena masih mempunyai badan pikiran dan badan kehendak, tapi tidak bisa, karena satu sama lain adalah musuh. Betul betul siksa yang mengerikan.

Tapi berat ringannya, lama dan tidaknya siksaan ini amat bergantung dari perbuatannya dikala masih hidup didunia. Karena itu,  jangan ingin cepat cepat mati karena sewaktu masih hidup didunia inilah kita bisa mencari bekal supaya bisa dibebaskan atau dikurangi waktunya di alam eter.

Penghuni alam eter itu hidup. Mereka juga membutuhkan makan dan minum. Mereka juga butuh berhubungan intim dengan lain jenis, tetapi tidak bisa karena tidak mempunyai badan jasmani. Karena itu mereka akan masuk ketubuh manusia dan meminjam tubuh manusia yang masih hidup untuk melaksanakan niatnya. Tapi ini akan kita bahas nanti.

Semua makhluk penghuni alam eter ini makanan-nya adalah zat-zat yang eteris, misalnya bau kembang, bau kemenyan, bau asap rokok, bau alkohol, bau morphin atau candu, bau darah, bau parfum, bau daging atau bau yang amis amis dan lain lain yang bersifat eteris.

Nah dari sinilah sebagian besar penyakit dan kejahatan-kejahatan itu bermula. Yang perlu diketahui jenis penyakit itu ada dua, yaitu :

  1. jenis penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan cara kedokteran. Yaitu penyakit pembawaan yang dibawa sejak lahir dan penyakit yang disebabkan oleh makhluk penghuni alam eter.
  2. Jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan cara ilmu kedokteran.

Manusia yang sedang sakit, kalau difitnah oleh makhluk halus penghuni alam eter yang yang mati karena sakit kanker, maka manusia itu akan ikut ikutan sakit kanker dan seterusnya. Dan ini adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan dengan cara ilmu kedokteran, karena sakit akibat fitnahan makhluk halus.

Pada saat manusia itu mati, kebiasaan atau keadaan orang itu tetap terbawa dan terasa dialam eter, artinya begini.. Kalau pada saat mati itu ia sedang menderita sakit kanker, atau sakit jantung, sakit kulit, sakit gagal ginjal, sakit paru paru dll, maka ia di alam eter itu juga menjadi badan halus penghuni alam eter yang menderita penyakit tersebut, dan ia juga merasakan kesakitan karena masih mempunyai badan perasaan.

Kalau pada waktu hidupnya orang itu amat senang makan daging, minum alkohol, senang berjudi, senang makan candu atau morphin, maka dialam eter, dia itu juga sebagai makhluk halus penghuni alam eter yang yang senang makan daging, minum alcohol dll.

Kalau pada waktu hidupnya orang itu amat senang mengadakan perzinahan, atau senang berhubungan intim, baik dengan lain jenis atau sesama jenis, maka dialam eter dia akan menjadi makhluk halus penghuni alam eter yang suka melakukan perbuatan perbuatan itu.

Kalau pada waktu hidupnya orang itu adalah lesbian atau homoseks atau Gay atau biseks, maka dia akan menjadi makhluk penghuni alam eter yang homo, lesbi, gay atau biseks.

Kalau semasa hidupnya didunia orang itu adalah penjudi berat, atau pelacur, maka dia akan menjadi  makhluk penghuni alam eter yang mempunyai sifat sifat penjudi berat dan pelacur berat.

Jadi, orang orang yang telah mati tapi masih menjadi penghuni alam eter ini masih berkeinginan untuk melakukan apa yang disukai semasa hidup didunia. Tapi mereka sudah tidak mempunyai badan fisik.

Makhluk halus penghuni alam eter itu tetap berkeinginan melaksanakan apa yang disukai semasa hidup didunia, tapi karena tidak mempunyai badan fisik, maka mereka akan meminjam badan fisik manusia yang masih hidup untuk melaksanakan segala keinginannya itu.

Orang yang mati dan masih di alam eter itu badan-nya masih utuh kecuali badan jasmaninya, tapi dia masih mempunyai badan eter. Nah dengan badan eter itulah ia masuk ke badan eter manusia yang masih hidup, kemudian menempelkan badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendaknya ke badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendak manusia yang masih hidup. Maka sedikit demi sedikit badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendak manusia  yang masih hidup itu diresapi oleh badan perasaan, badan pikiran dan badan kehendak makhluk halus itu sehingga jiwanya bisa dikuasai.

Sebagai contoh, kalau mula mula berjudi hanya kecil kecilan sebagai penunda waktu saat ronda malam, maka lama kelamaan akan ketagihan dan menjadi gila judi.

Itu juga berlaku bagi peminum dan pemakan daging dll. Dan semakin banyak makhluk halus sejenis yang masuk, maka semakin kuat pula pengaruhnya terhadap manusia.

Bagi peminum ada istilah ketagihan, bahkan kalau tidak minum persendiannnya katanya amat sakit. Makhluk halus penghuni alam eter itu kalau sudah meresap pada tubuh manusia yang masih hidup, maka ia akan menempelkan diri pada simpul simpul syaraf (ganglion) manusia yang masih hidup itu, dan ketika manusia peminum itu karena suatu hal terlambat minum atau berusaha untuk berhenti minum, maka badan halus badan halus itu akan kelaparan dan minta minum. Karena itu dia akan berontak dengan cara mengobrak abrik simpul simpul syaraf manusia yang masih hidup itu sehingga merasa amat kesakitan, dan ini baru akan sembuh kalau dia minum lagi

Manusia penderita karena fitnahan makhluk halus itu bisa disembuhkan asalkan belum terlambat sekali. Misalnya paru parunya belum rusak, syarafnya belum rusak dll.

Manusia yang bisa difitnah oleh makhluk halus penghuni alam eter adalah mereka yang secara jiwani sedang lemah.  Misalnya :

  • Sedang marah, sedang susah, sedang menderita, sedang sakit berat, sedang depresi, sedang berkelahi, sedang bertengkar, sedang bersaing, sedang iri hati, sedang syirik, sedang miskin yang amat sangat, sedang putus asa.
  • Manusia yang tidak bersyukur, walaupun sedang berkuasa, sedang kaya raya, sedang di puja puja.
  • Manusia yang sedang senang luar biasa, misalnya mendapatkan hadiah uang yang amat banyak, sehingga malah berfoya foya yang tak perlu.

Makhluk halus penghuni alam eter yang dulu mati karena bunuh diri, akan selalu mendekati  manusia yang sedang sakit berat, sedang putus asa dsb, meresapi dan mempengaruhi supaya bunuh diri saja. Sedang kepada orang yang sedang berkuasa akan meresapi dan mempengaruhi supaya tetap mempertahankan kekuasaannya bagaimanapun juga caranya, sedang kepada orang yang kaya meresapi dan mempengaruhi sehingga terus menerus merasa kurang, menjadi kikir, tak mau berzakat, tak mau bersedekah dll.

Ada makhluk halus yang memfitnah secara permanen sampai manusia itu mati, tapi ada juga yang hanya bersifat sementara setelah hasratnya terpenuhi.

Misalnya begini.. Di alam eter itu tetap ada jenis perempuan dan jenis lelaki, tetapi mereka tidak punya badan jasmani. Diantara mereka juga ada keinginan untuk berhubungan seperti suami istri, tapi karena mereka tidak mempunyai badan jasmani, maka mereka akan pinjam badan jasmani orang yang masih hidup.

Mereka akan mendekati sepasang manusia yang sedang pacaran, terutama ditempat yang gelap. Nah disitulah makhluk halus itu akan meresap ketubuh mereka dan meminjam tubuhnya untuk memenuhi hasrat seksual mereka. Setelah selesai mereka segera akan meninggalkan badan jasmani orang itu, dan biasanya sepasang manusia yang sedang pacaran itu akan timbul penyesalan yang amat sangat atau istilahnya khilaf, mengapa mereka melakukan perbuatan seperti itu.

Bagi makhluk halus pembunuh, dia akan selalu mendekati manusia yang sedang bertengkar atau berkelahi. Demikian juga bagi makhluk halus pemerkosa, dia akan selalu mendekati laki laki yang mempunyai kesempatan seperti itu.

Kembali ke poin vital yang tadi sedikit disinggung diatas, Lalu bagaimana jalan keluarnya supaya kalau bangun nanti tiga hari setelah kematian tidak berada dialam eter? Solusinya –> kita harus melewati alam eter itu, yaitu dengan mempertinggi frekwensi getaran atom badan jasmani kita menjadi sama dengan frekwensi getaran atom badan perasaan. Sehingga kita nanti akan langsung masuk ke alam perasaan. Dan itu semua harus dilatih sewaktu masih hidup. Kalau sudah mati ya ndak bisa lah.

Bagaimana caranya mempertinggi frekwensi getaran atom badan jasmani supaya sama dengan frekwensi getaran atom badan perasaan? Download selengkapnya (eBook) DiSINI atau DiSANA (pass: kapurwakan)

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: